Pentingnya Membangun dan Mempertahankan Brand Image Melalui Sosial Media

Pentingnya Membangun dan Mempertahankan Brand Image Melalui Sosial Media - Memasuki era teknologi seperti saat ini kita diharapkan mampu menyesuaikan diri di era seperti saat ini. Era yang saya maksud adalah era teknologi, teknologi apapun itu termasuk didalamnya teknologi informasi dan komunikasi.

Bukan saatnya lagi harus menghindar atau menjauhi perubahan teknologi tersebut, bukan saatnya lagi kita menggunakan teknologi yang sudah lama atau jadul, kita harus terus beradaptasi dengan perubahan-perubahan baru yang ada. Kasus yang akan saya angkat adalah perubahan teknologi informasi bidang sosial media.

Sosial media bisa dikatakan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang dari seluruh dunia yang terhubung antara satu dengan yang lain di dunia maya. Di sosial media kita dengan mudah kita bisa menemukan orang-orang baru, ketertarikan yang berbeda dan berbagai macam karakter orang bisa dengan mudah kita temukan di sosial media.

Banyaknya orang yang bergabung kedalam komunitas sosial media, rasanya sayang sekali jika momen ini tidak dimanfaatkan dengan baik untuk membangun brand image. Sosial media bukannya hanya untuk sekedar berkomunikasi antara satu dengan yang lain, tapi dari sekian banyak manfaat sosial media yang bisa diambil adalah untuk membangun brand image (brand image building) dan mempertahankannya.

Pentingnya Membangun dan Mempertahankan Brand Image Melalui Sosial Media
Sumber: Google Image


Mengapa Kita Perlu Membangun Brand Image di Sosial Media?


Dari sekian banyak alasan saya akan mengambil satu alasan yaitu orang-orang di sosial media itu jumlahnya sangat banyak sekali. Jumlah pengguna sosial media di dunia itu milyaran orang. Dengan sosial media, tanpa harus bertatap muka atau beriklan di televisi orang-orang bisa mengenali brand yang kita miliki. Berdasar data statistik yang didapat dari Jessie Baude, Frankly Communication terlihat bahwa Facebook menjadi sosial media yang banyak digunakan.


Sebenarnya ada banyak sumber data yang bisa dijadikan referensi, tapi saya lebih memilih menggunakan data dari website Frankly Communication karena saya rasa data tersebut terbaru dan lebih mendekati. Data terbaru yang saya dapatkan dari referensi lain, ada peningkatkan jumlah pengguna sosial media, tapi pertumbuhan peningkatan sosial media yang paling besar adalah Instagram.

Kembali lagi ketopik mengenai pentingnya membangun brand image di sosial media. Secara umum brand itu menjadi ciri khas atau karakter yang bisa membedakan antara yang satu dengan yang lain.


4 Pembagian Brand Image


Secara umum berdasarkan pengamatan brand image itu bisa dikelompokkan menjadi empat macam. Yang pertama adalah brand image personal, yang kedua brand image kelompok atau komunitas, yang ketiga brand image company atau perusahaan dan yang keempat yaitu brand image lembaga atau instansi.


1. Brand Image Personal


Brand image personal, adalah brand image yang digunakan untuk menunjukkan satu orang atau satu individu. Brand image personalini bisa menunjukkan diri kita berbeda dengan yang lain, baik itu kemampuan, citra, dan ciri khas yang ada pada diri kita masing-masing. Yang paling menonjol personal brand bisa terlihat pada selebritis, kita bisa melihat perbedaan antara yang satu dengan yang lain.

Sebagai contoh selebritis yang sukses membangun personal brandnya yaitu Agnes Monica, yang sukses membangun personal brandnya sebagai penyanyi. Contoh lainnya adalah Raditya Dika, yang sukses membangun personal brand sebagai creativepreneur alias penulis buku. Christiano Ronaldo juga sukses membangun personal brandnya sebagai pemain sepak bola profesional di dunia. Selain mereka masih banyak lagi orang-orang yang sukses membangun personal brandnya.


2. Brand Image Kelompok


Brand image kelompok, bisa dikatakan sebagai brand yang digunakan untuk menunjukkan kelompok tertentu atau komunitas. Ada banyak brand kelompok yang dengan mudah bisa kita temukan misalnya kelompok pemusik yang berada dalam satu grup band, komunitas sosial, ataupun kelompok dan komunitas lainnya. Sebagai contoh saya mengambil contoh pemusik The Beatles, yang sukses membangun brand image kelompoknya sebagai grup musik yang populer di dunia.


3. Brand Image Company


Brand company brand yang menunjukkan atau membedakan perusahaan tertentu dengan perusahaan lainnya. Brand company ini termasuk didalamnya produk yang dibuat oleh perusahaan tersebut. Ada banyak brand company yang terkenal diantaranya Apple, Samsung, Microsoft, Coca Cola, Pepsi, KFC, Nike dan banyak lagi brand perusahaan yang belum saya sebutkan.

Apa pun produk yang mereka buat ini menunjukkan citra perusahaan mereka, saya ambil contoh perusahaan Nike yang sukses menempatkan brand perusahaannya sebagai produsen perlengkapan olahraga yang terkenal didunia.


4. Brand Image Lembaga


Brand instansi atau lembaga yaitu brand yang digunakan untuk menunjukkan lembaga atau instansi tertentu. Brand instansi yang bisa dijadikan contoh adalah KPK, Polri, OJK, Pengadilan Negeri dan banyak lagi.


Membangun Brand Image Melalui Sosial Media


Saat ini banyak sekali orang-orang yang sudah nyaman dengan keadaann yang sudah ada. Padahal tanpa kita sadari, disekeliling kita banyak sekali perubahan yang sudah terjadi. Ada pula yang menyadari perubahan, tapi tidak mau terlibat dengan perubahan tersebut. Ada pula yang tidak pernah menyadari perubahan tersebut.

Perubahan yang paling menonjol saat ini adalah perkembangan pesat di teknologi informasi yaitu sosial media. Sosial media menjadi tempat berbagi informasi yang ampuh sekali untuk membangun brand image, baik itu personal, kelompok, company atau perusahaan dan juga institusi lembaga.

Tak jarang pula banyak yang menggunakan sosial sebagai tempat untuk tetap mempertahankan posisi brandnya dimata masyarakat baik itu brand personal, kelompok atau komunitas, company atau perusahaan, dan instansi atau lembaga. Yang posisinya sudah dipuncak tapi ingin tetap dipuncak, banyak yang menggunakan sosial media.

Ada banyak contoh yang bisa diambil disekitar kita misalnya banyak orang terkenal atau selebritis yang berusaha mempertahankan popularitasnya lewat sosial media. Salah satu caranya mereka juga membuat akun sosial media, tujuannya agar popularitas personal brandnya terjaga, ingin lebih dikenal (personal brand bulding) oleh orang lain yang belum kenal, ingin lebih dekat dengan orang yang mengenalnya dan banyak lagi tujuan atau motif lainnya.

Upaya untuk memanfaat sosial media juga banyak dilakuan oleh brand ternama dunia seperti Nike, Adidas, Apple, Samsung, Acer, Toshiba, Detik, Kompas, Lenovo dan masih banyak lagi. Jika kita lihat yang memanfaatkan sosial media bukan hanya individu saja tapi perusahan besar dan company banyak yang menggunakan sosial media.

Dari kasus yang sudah diberikan bisa diambil kesimpulan betapa efektifnya sosial media dalam membangun dan mempertahankan brand image. Bagi bisnis startup atau bisnis yang baru dirintis dibidang apapun itu menurut saya sayang sekali jika tidak memanfaatkan sosial media. Berdasarkan data statistik yang didapat dari website Statista hanya sebagian kecil bisnis baru (startup) yang memanfaatkan sosial media di tahun 2013.

Padahal berdasarkan data survei yang didapat dari website Socialnomics oleh Arrae dari Bitrebels sosial media memberikan pengaruh besar untuk perkembangan bisnis untuk masa mendatang. Pengaruh yang terbesar diberikan oleh sosial media Facebook yaitu sebesar 47 persen, ini merupakan angka yang besar dan memiliki arti Facebook memberikan pengaruh yang besar bagi brand.


Kesimpulan

Oleh sebab itu penting dan perlu sekali mambangun dan mempertahankan brand image melalui sosial media karena terbukti memiliki pengaruh yang besar. Tapi pada intinya kembali lagi kepada masing-masing, karena tiap kepala memiliki strategi yang berbeda antara yang satu dengan yang lain.